Skip to main content
tips mengelola media sosial
Career Advice

Ingin Lebih Mudah Dilirik Rekruter, Yuk Jaga Media Sosial Kamu Tetap Sehat!

By Rahma Yulita Sari on January 28, 2020

Di zaman yang sudah serba teknologi dan job seekers yang dikenal dengan istilah tech-savvy, rekruter nggak cuma mencari tahu tentang kandidat melalui CV dan resume yang terlampirkan, tetapi juga dari beberapa alternatif lain yaitu media sosial yang mereka punya. Melakukan scanning melalui cara ini bisa dibilang sedikit efektif karena biasanya seseorang terlihat lebih ekspresif di akun media sosial mereka.

Tetapi, hal ini harusnya menjadi concern untuk para job seekers, dimana mereka harus benar-benar menjaga media sosial mereka supaya nggak membawa dampak buruk untuk mereka sendiri. Kita semua tahu bahwa yang paling tampak dari media sosial adalah postingan yang dibuat. Nah, kali ini, Kalibrr akan memberikan tips supaya kamu nggak salah langkah dalam memposting sesuatu di akun media sosial kamu dan bisa menarik perhatian rekruter. Yuk, disimak tipsnya berikut ini!

 

Tips yang pertama adalah jangan pernah memposting sesuatu yang mengundang kebencian untuk orang lain, apalagi postingan yang berbau unsur SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan). Postingan yang menyinggung seperti itu pasti bakal membawa dampak buruk buat kamu sendiri, karena nggak semua orang bisa menerimanya dengan kepala dingin, termasuk rekruter yang lagi scanning media sosial kamu!

Maka dari itu, buat menghindari di-blacklist sama rekruter gara-gara kamu suka memposting sesuatu yang negatif, lebih baik dihindari deh.

tips mengelola media sosial

 

2. Jangan memposting sesuatu yang berbau ponografi, bahaya!

Nah, tips yang kedua ini nggak kalah penting sama yang pertama. Media sosial adalah platform-platform yang bisa diakses dan dilihat oleh siapa saja, jadi bukan hal yang mustahil kalau semua orang bisa melihat apa yang kamu posting. Memposting sesuatu yang mengandung unsur ponografi juga bisa menjadi contoh bahwa seseorang bukanlah pribadi yang wise, dan tentunya bakal berdampak kurang baik untuk rekruter yang melihatnya.

Postingan berbau ponografi ini juga merupakan salah satu bentuk postingan yang sensitif dan nggak pantas untuk diperlihatkan secara luas. Jadi, cobalah untuk menghindari postingan seperti itu, ya!


3. Galau boleh, tapi jangan mengejek atasan atau perusahaan tempat kamu bekerja loh

Galau itu bukan hal yang baru, karena semua orang pasti pernah berada di fase-fase galau ini. Bukan cuma galau akan percintaan, tapi galau juga bisa terjadi karena alasan-alasan lain, contohnya dalam karir. Pekerjaan memang bisa membuat seseorang menjadi galau dan badmood. Apalagi kalau menghadapi atasan yang kurang enak, duh!

Eh, tapi tunggu dulu, perlu diingat kalau postingan apapun di media sosial nggak bakal bisa kamu tarik lagi, atau istilahnya “jejak digital” bakal selalu ada dan berbekas. Bukan pilihan yang bijak kalau kamu mengutarakan rasa galau kamu itu di akun media sosial kamu, karena pasti banyak orang yang engage dengan postingan tersebut, dan berujung ke branding diri kamu yang dianggap kurang profesional.

4. Coba mulai share hal-hal yang bermanfaat

Daripada memposting postingan negatif seperti yang sudah dijabarkan sebelumnya, lebih baik kamu mulai mengisi media sosial kamu dengan hal-hal yang positif dan bermanfaat. Gimana ya caranya? Gampang, kok, kamu bisa mulai memposting hal-hal apa saja yang sudah kamu capai sampai sekarang. Bukan maksud pamer, tapi siapa tahu hal tersebut bisa berdampak baik untuk memotivasi orang lain supaya bisa sukses atau bahkan melebihi kesuksesan kamu sendiri.

tips mengelola media sosial

 

5. Perbanyak kasih tips dan insight dari hal-hal yang kamu suka

Yang terakhir adalah dengan memperbanyak postingan yang memberikan tips dan insight dari apapun yang kamu suka. Bisa tentang hobi atau hal yang related sama pekerjaan kamu sekarang. Mungkin kamu bisa juga memposting tips karir yang bisa membantu orang lain untuk tahu satu dua hal tentang karir yang kamu jalani sekarang. Intinya, berbagi postingan bermanfaat nggak akan pernah mendapatkan dampak negatif, percaya deh!

Kalau kamu orang yang lebih suka berbagi hal-hal yang berhubungan dengan hobi juga boleh banget, kok. Misalnya kamu suka baca buku dan novel, kamu bisa berbagi rekomendasi buku dan novel yang worth it untuk dibaca. Bermanfaat, kan?

 

tips karyawan teladan

Nah, itu dia tadi beberapa tips supaya akun media sosial kamu bisa dilirik dan mendapatkan impression yang bagus dari rekruter. Coba untuk mulai mengisi media sosial kamu dengan hal-hal positif yang bisa bermanfaat untuk orang lain dan dirimu sendiri, ya. Untuk mengetahui banyak tips karir lainnya, yuk cek Blog Kalibrr sekarang!